PEDOMAN TEKNIS BDR DI ERA PANDEMI


Download 0
File Size 540.87 KB
Create Date Rabu, 14/09/2022 10:47:32
Last Updated Rabu, 14/09/2022 10:52:19

PEDOMAN TEKNIS BDR DI ERA PANDEMI

Terkendalanya Pembelajaran tatap muka di satuan PAUD karena perkembangan Covid-19 meningkat sehingga KEMENDIKBUD mengeluarkan Edaran tentang wajib melaksanakan Belajar dari Rumah secara Daring termasuk PAUD. Sementara orang tua anak anak PAUD enggan mengantarkan anaknya kesekolah bila tidak ada tatap muka, karena mereka enggan berperan sebagai guru pendamping dirumah dengan berbagai alasan. Sehingga dikhawatirkan menurunnya angka Partisipasi sekolah di tahun ajaran baru mendatang. Proses Belajar Mengajar di PAUD berbeda dengan jenjang pendidikan diatasnya. Di Satuan PAUD kegiatan PBM diutamakan bermain sambil belajar dan focus kegiatan berpusat pada anak untuk membentuk karakter dan kepribadian anak dan juga memantau tumbuh kembang anak. Oleh sebab itu mustahil untuk melakukan pembelajaran secara daring, BJJ dan Penugasan seperti di SD dan SMP. Jika dikota kota dilakukan pembelajaran secara daring, karena ada faktor pendukungngnya seperti tingkat ekonomi orang tua yang mampu membeli peralatan Daring, kemampuan membeli Paket internet dan kemampuan menggunakannya, serta tingkat pemahaman orang tua akan tanggung jawab bersama dalam tumbuh kembang anak. Namun untuk kabupaten Dharmasraya hal ini belum bisa dilaksanakan. Bagi orang tua, jika anak tidak datang kesekolah berarti libur, dan jika diberikan tugas mandiri bersama orang tua tidak semua merespon positif dengan berbagai alasan. Maka mengantisipasi hal ini, Dinas Pendidikan bersama guru sepakat untuk melaksanakan kegiatan belajar dari rumah (BDR). Jika selama ini belajar dari rumah dengan mengirimkan tugas melalui WA, Pengiriman Tugas dengan pengantaran tugas kepada orang tua. Namun kali ini Guru diminta untuk mengunjungi dan mendampingi siswa belajar di rumah minimal 2 kali dalam seminggu. Anak anak dikumpulkan 3-4 orang rumah yang berdekatan lalu guru datang mengajar dengan membawa peralatan dan bahan ajar dari sekolah. Tentu dengan melaksanakan prokes yang ketat dan izin dari jorong atau nagari serta Satgas Covid terdekat. Pelaksanaan pembelajaran tidak diharuskan dirumah, boleh saja di alam terbuka, dibawah pohon, di saung dsb agar dapat menjaga jarak. Pendeteksian tumbuh kembang anak juga melibatkan puskesmas, bidan desa yang dapat melakukan kunjungan rumah karena tidak diizinkannya berkumpul. Untuk tetap dapat melaksanakan pembinaan pada orang tua melalui Bina Keluarga Balita, guru dapat mengundang orang tua dalam kelompok kecil untuk memberi penyuluhan. Misalnya anak anaknya belajar dengan ibu guru dan orang tua belajar bersama nara sumber. Ada 2 model Inovasi BDR yang dikembangkan. 1. Moving Teacher. 2 Task and Report .